Pages

Subscribe:

Minggu, 15 Januari 2012

Pembelajaran Animasi

ANIMASI
  

1.   DEFINISI ATAU PENGERTIAN ANIMASI
Perkataan animasi = animation, berasal dari kata to animate = menghidupkan (wojowasito 1997)

Definisi umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakan benda mati, Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.
2.   Sejarah animasi
Animasi, sebenarnya tidak akan terwujud tanpa didasari pemahaman mengenai prinsip fundamental kerja mata manusia atau dikenal dengan nama The Persistance of Vision. Seperti ditunjukan pada karya seorang Prancis Paul Roget (1828), penemu
Thaumatrope. Sebuah alat berbentuk kepingan yang dikaitkan dengan tali pegas diantara kedua sisinya. Kepingan itu memiliki dua gambar pada sisinya. Satu sisi bergambar burung, satu sisi lainnya bergambar sangkar burung.
Ketika kepingan berputar maka burung seolah masuk kedalam sangkarnya. Proses ini ditangkap oleh mata manusia dalam satu waktu, sehingga mengekspose gambar tersebut menjadi gerak.
Dua penemuan berikutnya semakin menolong mata manusia. Phenakistoscope, ditemukan oleh Joseph Plateu (1826), merupakan kepingan kartu berbentuk lingkaran dengan sekelilinganya di penuhi lubang-lubang dan gambar berbentuk obyek tertentu. Mata akan melihat gambar tersebut melalui cermin dan pegas membuatnya berputar sehingga satu serial gambar terlihat secara progresif menjadi gambar yang bergerak kontinyu. Teknik yang sama di tampilkan pada alat bernama Zeotrope, ditemukan oleh Pierre Desvignes (1860), berupa selembar kertas bergambar yang dimasukan pada sebuah tabung.

Phenakistoscope dan Zeotrope
Pengembangan kamera gerak dan projector oleh Thomas Alfa Edison serta para penemu lainnya semakin memperjelas praktika dalam membuat animasi. Animasi akhirnya menjadi suatu hal yang lumrah walaupun masih menjadi “barang” mahal pada waktu itu. Bahkan Stuart Blackton, diberitakan telah membuat membuat film animasi pendek tahun 1906 dengan judul “Humourous Phases of Funny Faces”, dimana prosesnya dilakukan dengan cara menggambar kartun diatas papan tulis, lalu difoto, dihapus untuk diganti modus geraknya dan di foto lagi secara berulang-ulang. Inilah film animasi pertama yang menggunakan “stop-motion” yang dihadirkan di dunia.
Pada awal abad ke dua puluh, popularitas kartun animasi mulai menurun sementara film layar lebar semakin merajai sebagai alternatif media entertainment. Publik mulai bosan dengan pola yang tak pernah berganti pada animasi tanpa didalamnya terdapat story line dan pengembangan karakter. Apa yang terjadi pada saat itu merupakan kondisi dimana mulai terentang jarak antara film layar lebar dan animasi, kecuali beberapa karya misalnya Winsor McCay yang berjudul Gertie the Dinosaur, 1914. McCay telah memulai sebuah cerita yang mengalir dalam animasinya ditambah dengan beberapa efek yang mulai membuat daya tarik tersendiri. Hal ini juga mulai terlihat pada karya Otto Messmer, Felix the Cat.

3. Jenis-Jenis Animasi

Dilihat dari tehnik pembuatannya animasi yang ada saat ini dapat dikategorikan menjadi3, yaitu:
1.     Animasi Stop-motion (Stop Motion Animation )
Stop-motion animation sering pula disebut claymation karena dalamperkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) sebagaiobjek yang digerakkan . Tehnik stop-motion animation merupakan animasi yangdihasilkan dari penggambilan gambar berupa obyek (boneka atau yang lainnya)yang digerakkan setahap demi setahap. Dalam pengerjaannya teknik ini memilikitingkat kesulitan dan memerlukan kesabaran yang tinggi.

2.     Animasi Tradisional (Traditional animation )
Tradisional animasi adalah tehnik animasi yang paling umum dikenalsampai saat ini. Dinamakan tradisional karena tehnik animasi inilah yang digunakan pada saat animasi pertama kali dikembangkan. Tradisional animasi juga sering disebut cel animation karena tehnik pengerjaannya dilakukan padacelluloid transparent yang sekilas mirip sekali dengan transparansi OHP yangsering kita gunakan. Pada pembuatan animasi tradisional, setiap tahap gerakan digambar satu persatu di atas cel.

Dengan berkembangnya teknologi komputer, pembuatan animasi tradisional initelah dikerjakan dengan menggunakan komputer. Dewasa ini teknik pembuatananimasi tradisional yang dibuat dengan menggunakan komputer lebih dikenaldengan istilah animasi 2 Dimensi.

3.     Animasi Komputer (Computer Graphics Animation )
Sesuai dengan namanya, animasi ini secara keseluruhan dikerjakan denga nmenggunakan komputer. Dari pembuatan karakter, mengatur gerakkan “pemain”dan kamera, pemberian suara, serta special effeknya semuanya di kerjakan dengankomputer. Dengan animasi komputer, hal-hal yang awalnya tidak mungkindigambarkan dengan animasi menjadi mungkin dan lebih mudah. Sebagai contohperjalanan wahana ruang angkasa ke suatu planet dapat digambarkan secara jelas,atauproses terjadinya tsunami. Perkembangan teknologi komputer saat ini,memungkinkan orang dengan mudah membuat animasi. Animasi yang dihasilkan tergantung keahlian yang dimiliki dan software yang digunakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar